Metode Pleased Finding out Agar Belajar Bahasa Mandarin Lebih Take pleasure in

Suara.com – China atau Tiongkok menjadi salah satu negara maju dan pusat ekonomi dunia. Hal ini pun membuat bahasa Mandarin menjadi bahasa global kedua yang paling banyak dipakai di dunia.

Hal ini pun mendorong banyak orang untuk tertarik belajar bahasa Mandarin. Namun bahasa Mandarin dianggap sebagai salah satu bahasa paling sulit dipelajari.

Salah satu kesulitannya adalah struktur hanzi atau tatabahasa yang dipakai. Belum lagi pelafalan nada dalam bahasa Mandarin yang tak sesuai akan membuat artinya berbeda, meski tulisan sekilas sama.

Para peserta didik di Happy Learing Mandarin Centre. [dokumentasi pribadi]
Para peserta didik di Happy Learing Mandarin Centre. [dokumentasi pribadi]

Maka dari itu, dalam belajar bahasa Mandarin diperlukan metode khusus. Sebab, belajar bahasa tak bisa diburu-buru dan dihapal dalam waktu sekejap. Butuh pembiasaan supaya kosa kata bisa melekat.

Menurut Sherren Chen, Founder Happy Learing Mandarin Centre, belajar bahasa Mandarin sebenarnya susah-susah gampang. Maka dari itu diperlukan metode khusus, agar lebih enjoy dan mudah diterapkan. Untuk itu, pemilihan tutor profesional dan lembaga kursus berkualitas sangat diperlukan.

“Kalau di Pleased Studying Mandarin Centre, kami menggunakan metode khusus yakni joyful studying. Tujuannya supaya materi bisa tersampaikan dan diserap dengan baik, namun peserta kursus tetap take pleasure in. Tidak membosankan,” ujar Sherren.

Para peserta didik di Happy Learing Mandarin Centre. [dokumentasi pribadi]
Para peserta didik di Content Learing Mandarin Centre. [dokumentasi pribadi]

Metode delighted finding out mengutamakan komunikasi dan interaksi dalam pembelajaran. Tak cuma itu, dalam proses belajarnya juga ditunjang dengan recreation, kuis serta kultural yang berhubungan dengan Mandarin.

Metode pembelajaran demikian, menurut Sherren justru mampu membuat siswa aktif dan suka dalam belajar. Interaksi yang terbangun selama proses belajar akan membuat materi bisa diserap dengan baik. Selain metode pembelajaran menarik, Sherren menyarankan untuk memilih lembaga kursus dengan tutor ahli dan profesional.

“Supaya tidak buang waktu dan belajar dengan metode yang tepat. Kalau lembaga kursus dan tutornya profesional, bisa lebih tersistem. Cari yang sudah berpengalaman di bidangnya dan mengetahui kebutuhan pasar bidang Mandarin di Indonesia. Belajarlah Mandarin bersama pakarnya Mandarin yang memiliki jam terbang dan expert di bidangnya. Jadi bisa a single prevent assistance to learn Mandarin,” imbuh Sherren memaparkan.

Pleased Studying Mandarin Centre sendiri merupakan lembaga kursus Mandarin yang berlokasi di Jabotabek dengan konsep one cease services to learn Mandarin. Salah satunya dengan membuka kursus mandarin on line dan onsite, mulai dari usia empat tahun sampai dewasa.

Para peserta didik di Happy Learing Mandarin Centre melakukan study tour ke China. [dokumentasi pribadi]
Para peserta didik di Happy Learing Mandarin Centre melakukan review tour ke China. [dokumentasi pribadi]

Setiap kelas juga akan dibedakan sesuai golongan umur dan level mandarinnya, tidak digabung menjadi satu kelas dan masing masing memiliki jenjang stage berstandard intercontinental.

“Kami juga ada application sekolah ke China dan Taiwan, mulai dari review tour, study ke China dan Taiwan serta method beasiswa. Kami bertahun tahun hanya fokus di Bahasa mandarin dan negara tujuan Mandarin. Itulah kenapa kami expert di bidang ini. Kami juga ada layanan corporation training ke perusahaan atau instansi untuk pelatihan Bahasa, system penerjemahan dan juru Bahasa. Ada pula pelatihan expert-expert Mandarin dan seminar pendidikan Mandarin,” katanya mengurai.

Content Understanding Mandarin Centre juga adalah sebuah lembaga kursus yang sering mengadakan seminar dan pelatihan untuk para guru bahasa Mandarin di seluruh Indonesia. Dan setiap seminar dan pelatihannya selalu dihadiri oleh 150 lebih guru mandarin se Indonesia. Para expert tak hanya mempelajari bagaimana metode pembelajaran bahasa Mandarin yang efektif.